Progress Minggu Pertama Tim UI GreenMetric ITTJ 2021

Dalam rangka memaksimalkan koordinasi dan persiapan terkait pengumpulan data submission yang dilaksanakan pada 18 May – 31 Oktober 2021, Rapat progress mingguan dilaksanakan secara berkalauntuk membahas progres riset dari masing masing Tim UI GreenMetric 2021. Dalam kesempatan ini, rapat mingguan Tim UI GreenMetric dibuka oleh arahan dari Bapak Ade Rahmat Iskandar, S.Kom., M.T. selaku ketua UI GreenMetric 2021 IT Telkom Jakarta terkait tantangan yang dihadapi tahun 2021. Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa Penelitian, Riset dan Abdimas dapat meningkatkan penilaian indikator UI GreenMetric dan secara tidak langsung memberikan ide dan bahan penelitian yang dapat mendongkrak webometric.

Berdasarkan pengumpulan data dan Evidence UI GreenMetric 2020 yang dilaksanakan tahun lalu, terdapat beberapa poin penting yang menjadi Support
Needed, yaitu :

  1. Setting and Infrastructure: Solar Panel, Pojok Laktasi, toilet disabilitas, fire hydrant, Health Infrastructure Facilities and Green House
  2. Energy and Climate Change: Sirkulasi Penggunaan air, Penggunaan Lampu LED, Smart Building, Program inovasi selama Pandemi Covid-19
  3. Waste: Sewage Disposal, Toxic Waste Treatment
  4. Water: Presentase fasilitas tempat cuci tangan dan sanitasi selama Pandemi Covid-19, Efisiensi penggunaan air
  5. Transportation: Shuttle Services, Kebijakan kendaraan bebas emisi atau Zero Emission Vehicles (ZEV)
  6. Education & Research: Jumlah matakuliah dan mahasiswa berdasarkan keberlanjutan, Jumlah Dana dalam keberlanjutan Riset, Jumlah aktivitas dan kegiatan budaya termasuk kegiatan daring,  dan jumlah Program Universitas dalam menghadapi Pandemi Covid-19.


Selanjutnya masing masing Unit berdasarkan kategori indicator Setting and Infrastructure (SI), Energy and Climate Change (EC), Waste (WS), Water (WR), Transportation (TR) dan Education and Reseach (ED) melakukan penjabaran informasi kriteria dan indicator dari pertanyaan kuisioner yang menggambarkan fasilitas dan kondisi Universitas, serta penelitian terkait UI Green Metric yang mendukung terwujudnya Green Campus.

Setting and Infrastructure (SI)

Tim Setting and Infrastructure membahas poin kuisioner 1.1-1.11, dimana terdapat penambahan poin penilaian dari sebelumnya 18 menjadi 24 indikator di tahun 2021 terkait estimasi total populasi di kampus selama pandemi Covid-19. Disamping itu adanya penambahan site campus di kampus B sehingga dibutuhkan data mengenai luas lahan keseluruhan, luas bangunan, luas lahan terbuka dan zona hijau dari kampus B untuk melengkapi data sampai poin 1.11. Terdapat 2 ide penelitian dari tim Setting and Infrastructure yaitu: Aplikasi mobile untuk keamanan fasilitas seperti monitoring cctv terpadu atau sensor suhu di pintu utama untuk melengkapi indikator 1.22, dan pengembangan green house untuk melengkapi indikator 1.24 dimana ada penilaian mengenai konservasi tanaman dan hewan.

Energy and Climate Change

Diperlukannya suatu guideline indikator-indikator, terkait perhatian institut terhadap penggunaan energi dan isu perubahan iklim yang merupakan indikator yang paling tinggi dalam pembobotan, salah satunya menggunakan peralatan hemat energi. Adanya smart building implementation diharapkan dapat memberikan tahapan dalam implementasi smart building di IT Telkom Jakarta. Disamping itu tim Energy and Climate Change mempersiapkan pengumpulan data terkait jumlah sumber energi terbaru di kampus, pemakaian listrik per tahun, green building dalam kebijakan konstruksi Gedung, serta program pengurangan emisi gas rumah kaca.

Waste

Tim Waste membahas beberapa program yang dapat di implementasikan seperti : melakukan campaign untuk meningkatkan nilai awareness mahasiswa dan civitas kampus dalam membedakan tempat sampah organik dan anorganik; optimasi media online untuk mengurangi penggunaan kertas dan plastic; Organic waste treatment menggunakan Incinerator yang  menghasilkan biogas atau kompos dari sampah organik, serta pemanfaatan sampah kering untuk dijadikan briket; Toxic waste treatment untuk bahan kabel, besi dll. sebagai media pembelajaran dan prakarya dalam pengabdian masyarakat; Sewage Disposal menggunakan serabut kelapa dan batu sebagai penyaring air kotor menjadi air bersih.

Water

Tim Water mempresentasikan ide riset terkait produkasi sensor keran secara lenih masal untuk dipergunakan di beberapa tempat pada gedung A dan gedung B; Mengkonservasi air hujan untuk digunakan penggunaan di toilet sebagai filterisasi; serta Implementasi sensor keran dan biopori.

Transportation

Tim Transportation membahas poin Evidence untuk indikator 5.2, 5.3, 5.4 dan 5.15, serta ide penelitian dalam memaksimalkan penggunaan transportasi umum, untuk mengurangi kendaraan yang masuk ke kampus dan mengurangi lahan parkir, melalui kerjasama dengan transportasi online untuk mempermudah akses ke kampus atau car sharing; Menyediakan sepeda di dalam kampus; Membatasi area parkir mahasiswa dengan membuat kebijakan untuk parkir bergantian; Car Free Day pada satu hari tertentu civitas kampus menggunakan transportasi umum untuk indikator 5.2, 5.3, 5.4 dan 5.15; Serta penambahan pedestrian path yang dapat menunjang disabilitas.

Education and Research

Tim Education aand Research membahas pembagian tugas dalam tiap evidence serta koordinasi dengan pihak dan terkait yang meliputi :    Rasio untuk kurikulum satu program studi; Rasio penelitian berkelanjutan, publikasi ilmiah berhubungan dengan LPPM;Rasio Event yang berkelanjutan; Organisasi kemahasiswaan ke unit BAK; Website ke tim sisfo; Event berkelanjutan; Budaya kampus; Program kampus terhadap pandemic Covid koordinasi dengan LPPM, BAK dan BAU; Pengabdian masyarakat yang berhubungan dengan mahasiswa LPPM, BAK; serta Startup.
JAKARTA BARAT WEATHER

Artikel
Lainnya

ELECTRIC MOTORS IN INDONESIA

The Development of Electric Motors in Indonesia Indonesian Institute of Sciences (LIPI) where the engine driving a conventional car was replaced with an electric motor-powered drive.

Read More »